Cirebon - Kegiatan monitoring dan observasi yang dilakukan oleh Babinsa di Kelurahan Gegunung, Kabupaten Cirebon, menunjukkan komitmen kuat untuk memahami dan mendukung perkembangan usaha kerajinan kursi rotan di wilayah binaannya. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memantau kemajuan ekonomi masyarakat secara langsung, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk mempererat tali komunikasi antara aparat kewilayahan dan warga binaan.
Babinsa menegaskan, "Kegiatan monitoring observasi pengrajin kursi rotan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan usaha masyarakat serta mempererat komunikasi antara Babinsa dengan warga binaan. Kami berharap usaha kerajinan rotan di Kelurahan Gegunung terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat." Harapan besar disematkan pada sektor ini untuk terus memberikan kontribusi positif bagi roda perekonomian lokal.
Para pengrajin kursi rotan menyambut baik kehadiran Babinsa. Bapak Andi, salah seorang narasumber, menyatakan apresiasinya, "Kami mengapresiasi kehadiran Babinsa yang telah memberikan perhatian dan motivasi kepada para pengrajin. Dukungan seperti ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas produk kursi rotan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas." Dukungan moril dan perhatian yang diberikan menjadi suntikan semangat vital bagi para pelaku usaha.
Lebih lanjut, Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P., menekankan pentingnya peran Babinsa dalam pemetaan potensi wilayah. Beliau menyampaikan, "Babinsa harus mampu memetakan dan memonitor seluruh potensi wilayah binaannya, termasuk sektor usaha kerajinan masyarakat. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk nyata pembinaan teritorial sekaligus upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat." Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa pembinaan teritorial memiliki dimensi ekonomi yang kuat, berupaya meningkatkan taraf hidup warga melalui berbagai sektor unggulan daerah.

Edi Sarwoto